Mitos Salah #1: Minyak Esensial Clove untuk Teething Bayi

Seperti janji sebelumnya, blog AsiBayi mencoba mengulas tentang penggunaan Minyak Esensial pada bayi/anak. Disini kita mencoba belajar bersama dengan mentranslate artikel-artikel yang bagus tentang hal tersebut dan memang kami dapati beberapa artikel yang kadang kontradiktif satu dengan yang lainnya. Oleh karena itu kami akan mencoba menyajikannya seobyektif mungkin.

Artikel pertama yang akan diulas yakni penggunaan Clove/Cengkeh Essential Oil untuk mengatasi keluhan ketika bayi tumbuh gigi (teething baby).

clove-oil-for-teething-baby

sumber gambar: http://www.foodrenegade.com/


Mungkin di Indonesia agak jarang dilakukan dimana minyak cengkeh digunakan untuk menangani bayi tumbuh gigi. Tapi hasil googling menemukan sebuah artikel berbahasa Indonesia disini ternyata ada juga. Disebutkan: “Minyak esensial cengkeh dicampur bunga matahari dapat digunakan untuk memijat gusi si kecil. Untuk gusi yang bengkak disertai nyeri, gunakan sulfur”. Artikel tersebut akan sedikit bertentangan dengan artikel di bawah ini.

Bersumber dari buku berjudul “Essential Oil Safety“, karangan dari Robert Tisserand dan Rodney Young disebutkan bahwa Clove Essential Oil termasuk dari yang DIHINDARI untuk anak DIBAWAH usia 2 tahun. Alasannya kita ketahui bersama bahwa Cengkeh memiliki aroma yang kuat. Ketika memasak hanya sedikit takaran dari cengkeh yang digunakan. Adapun minyak esensial akan memiliki kekuatan 100 kali lipat daripada bentuk herbalnya.

Penggunaan minyak esensial yang over dosis memiliki resiko sedang terhadap iritasi membran mukosa dan kulit menjadi sensitif. Bahkan ditekankan juga untuk orang dewasa agar berhati-hati dalam menggunakan Clove Essential Oil terutama yang memiliki kulit hypersensitive. Dan jika memang ingin menggunakannya jangan lupa untuk mengencerkannya dengan perbandingan 0.5%.

Jangan panic jika terlanjur menggunakan minyak esensial cengkeh pada bayi

Iritasi pada membran mukosa mungkin akan bisa dilihat langsung (kemerahan) adapun menjadikan kulit sensitif bisa terjadi setelah 3 kali pemakaian atau 10 kali bahkan 20 kali pemakaian. Berbeda-beda pada tiap bayi/anak. Jadi daripada terlanjur lebih baik hentikan sekarang juga.

Minyak Essensial apa yang bisa digunakan saat bayi tumbuh gigi?

German Chamomile hidrosol adalah salah satu alternatif yang aman digunakan langsung pada gusi bayi untuk meringankan sakit.

Minyak esensial lavender juga dapat digunakan, tapi harus diingat untuk diencerkan sesuai dengan usia. Bisa dioleskan di bagian rahang atau pipi untuk meredakan sakit ketika tumbuh gigi. Anda dapat menemukan pengenceran yang tepat dengan menggunakan panduan di link ini.

Referensi:

http://www.foodrenegade.com/clove-essential-oil-for-teething-babies/

Tulisan Berseri dari:

Leave a Reply