Mitos Salah #2: Minyak Esensial Eucalyptus untuk Bayi Pilek

Ini mungkin artikel yang agak mengagetkan karena penggunaan Eucalyptus (baca: minyak kayu putih) sudah sangat lazim di dunia bayi dan produk-produk untuk bayi pilek juga hampir semuanya memanfaatkan eucalyptus. Tapi artikel ini hanya berkaitan dengan minyak esensial Eucalyptus kadar tinggi. Adapun penggunaan secara tepat (kadarnya tepat) atau bukan merupakan minyak esensial maka tidaklah mengapa. Baca tulisan ini sampai tuntas agar tidak terjadi misinformasi.

eucalyptus-oil-myth-congested-children

sumber gambar: http://www.foodrenegade.com/

Eucalyptus Essential Oil berkadar tinggi (=>40%) mengandung 1,8-CINEOLE yang pada anak kecil dapat menyebabkan masalah pada sistem syaraf pusat dan juga masalah pada pernafasan. Oleh karena itu penggunaan untuk anak usia dibawah 10 tahun tidak boleh kena muka atau terhirup secara langsung.

Eucalyptus dan Rosemary (yang “cineole” chemotype khususnya) mengandung 1,8-cineole dalah jumlah yang tinggi. Jumlahnya tergantung tergantung dari spesies dari Eucalyptus atau Rosemary. Sebagai contoh berikut kandungan dari beberapa spesies yang telah diteliti:

  • Eucalyptus camaldulensis (cineole chemotype) – 83%
  • Eucalyptus globulus – 84%
  • Eucalyptus maidenii – 77%
  • Eucalyptus plenissima – 95%
  • Eucalyptus polybractea – 92%
  • Eucalyptus radiata – 65%
  • Eucalyptus smithii – 78%
  • Rosemary officinalis (cineole chemotype) – 58%

Minyak Esensial Pepermint juga sebaiknya dihindari untuk anak kecil karena adanya kandungan menthol didalamnya. Seperti Cinole, menthol bisa “menstimulasi reseptor dingin di paru-paru, dan hal ini bisa menjadi pemicu perlambatan pernafasan yang signifikan, dan terkadang berbahaya”, sumber: Robert Tisserand.

Di paru-paru juga ternyata terdapat reseptor bau/aroma seperti hal-nya dihidung, hanya saja jika dihidung reseptor ini akan tersambung ke otak yang akan menerjemahkan jenis bau apa, adapun reseptor di paru-paru terhubung langsung dengan kinerja paru-paru yang akan mempersempit atau memperlebar saluran didalam.

Tambahan: apalagi untuk bayi yang memiliki riwayat asma maka penggunaan minyak esensial Eucalyptus sebaiknya dihindari.

Alternatif pengganti minyak esensial Eucalyptus untuk kasus hidung mampet

Untuk anak usia diatas 2 tahun, Pine, Spruce, Fir, dan Cypress adalah alternatif yang baik sebagai pengganti Eucalyptus dan Peppermint untuk kasus hidung mampet (tapi hindari jenis Ponderosa Pine atau Huon Pine).

Untuk anak usia dibawah 2 tahun, sebaiknya hindari penggunaan minyak esensial dan lebih memilih hidrosol atau herbal itu sendiri. Hidrosol adalah hasil sampingan dari minyak esensial yang larut bersama air. Teh peppermint juga aman dikonsumsi oleh anak-anak.

Jadi pembahasan disini perlu dibedakan Eucalyptus antara jenis herbal, hydrosol, dan minyak esensial-nya.

Jika anda tertarik membuat resep minyak esensial pereda hidung mampet dan anti-germ yang bisa digunakan untuk anak dan bayi anda bisa membaca link ini.

Diterjemahkan bebas dari artikel: http://www.foodrenegade.com/eucalyptus-oil-for-congested-children-busted-essential-oil-myth-1/

Referensi tambahan:

Tulisan Berseri dari:

Leave a Reply