Bagaimana Minyak Esensial Bekerja (2)

Bagaimana Minyak Esensial Bekerja

Berikut adalah tulisan lanjutan dari artikel pertama (Bagaimana Minyak Esensial Bekerja – 1). Biar tidak terlalu panjang jadi capek bacanya.

Bagaimana Cara Menggunakan Minyak Esensial?

Minyak atsiri bisa digunakan dengan aplikasi topikal (dioles di kulit), inhalasi, atau ditelan/diminum. Pilihan ini berdasarkan tujuan penggunaan, sifat-sifat minyak, dan masalah keamanan. Atau terkadang orang melakukan kombinasi dari metode tersebut.

Isu keamanan. Penting untuk mengetahui cara yang benar dalam aplikasi minyak esensial terutama untuk anak dan ibu hamil/menyusui.

Aplikasi topikal. Minyak atsiri dapat diterapkan pada kulit (dioles) untuk kemudian masuk kedalam aliran darah. Beberapa daerah kulit yang bagus diterapi (karena sifatnya lebih permeable/mudah menyerap cairan) adalah di bawah lengan, kepala, telapak tangan, telapak kaki, dll. Pemanasan atau memijat kulit juga dapat meningkatkan penyerapan.

Essential oil juga sering digunakan bersamaan carrier oil (minyak pembawa) seperti minyak kelapa (VCO), minyak zaitun, atau dicampur dengan lotion kecantikan kulit. Beberapa minyak esensial dapat diterapkan secara langsung, meskipun sepertinya ada beberapa perdebatan tentang kebijaksanaan praktek itu.

Inhalasi. Ketika minyak esensial yang terhirup, tetesan minyak diserap oleh paru-paru. Cara ini dilakukan dengan diffuser khusus minyak esensial, pod aroma, humidifier, air mendidih dalam panci, atau hanya dengan mencium botol minyak. Efektivitas dari masing-masing metode ini bervariasi. Diffuser minyak esensial relatif mahal tapi sepertinya menjadi metode terbaik inhalasi.

Ditelan/diminum. Cara ini banyak diperdebatkan. Sebagian pendapat menyatakan tidak boleh ditelan, sementara yang lain berpendapat bolehnya ditelan sepanjang waktu. Bagi saya adalah lebih berhati-hati dengan meneliti masing-masing essential oil.

Seberapa Besar Kualitas Minyak Esensial Berpengaruh?

Kualitas minyak yang digunakan akan berdampak pada fungsi dan potensinya. Kualitas ditunjukkan dengan seberapa murni minyak, kelas (biasanya ditentukan dengan metode pengolahan), dan integritas (alami dan dari spesies tanaman tunggal).

Tapi sayangnya sampai saat ini belum ada standarisasi baku tentang faktor-faktor ini. Dengan kata lain, jika Anda mendapat klaim kemurnian/kualitas dari perusahaan produsen minyak tersebut tidak ada jaminan sama sekali. Akhirnya testimoni dari orang lain menjadi sangat bernilai.

Apakah Minyak Esensial Benar-Benar Efektif?

Dari hasil membaca dan meneliti, ada banyak pendapat tentang efektifitas essential oil dan beberapa dari mereka memiliki pendapat yang ekstrem berlawanan. Ada kubu yang mengklaim bahwa minyak esensial menyembuhkan segala sesuatu dan bisa menggantikan perawatan konvensional untuk semua masalah kesehatan baik fisik dan mental. Kubu lain menolak seluruh gagasan bahkan menganggapnya sebagai penipuan dan pembodohan massa.

Siapa yang benar? Ketika kita memutuskan untuk memungut sebutir garam harus siap dengan konsekuensi. Tidak selalu mendengarkan apa pendapat orang. Tapi dari sejarah panjang penggunaan minyak esensial dan banyaknya testimoni sukses membuat saya untuk memilihnya dan menggunakannya di rumah.

Diterjemahkan secara bebsa dari artikel berbahasa Inggris: 

A Skeptic’s Guide To Essential Oils: How They Work

Leave a Reply